Sabtu, 19 Juli 2014

DUA NASEHAT UNTUK KITA


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَتُهُ

Suatu hari beberapa sahabat pernah mnghadap kpd Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasalam.
Ya Rasul..jikalau sekali ini kami nyaris tdk punya problem!
Artinya, semua problem kami tuntas!
Sedikit kami bingung,, kepada Tuanlah tempat kami bertanya?
Kami tidak mngerti hukum, kepada Tuanlah tempat kami meminta fatwa?
Kami ingin mendapat petunjuk, kpada Tuanlah tempat kami mengadu?





Tapi nanti kalau suatu saat Tuan telah berangkat meninggalkan kami Ya Rasulallah..
Mnghadap ALLAH Subhanahu Wata’ala. Tinggalah kami hidup tanpa bimbingan Tuan. Kemana lagi kami harus meminta nasehat? Baginda Rasul tersenyum, kemudian Beliau mnjawab
“ kamu tidak usah khawatir, kalaupun pada suatu saat nanti aku berangkat meninggalkan kamu semua. kembali mnghadap ALLAH Subhanahu Wata’ala. Kamu tidak perlu bingung! Tempat kamu meminta nasehat ada, Tempat kamu bertanya ada, Tempat kamu meminta fatwa & kepastian hukum ada. Aku tinggalkan untukmu dua macam nasehat. Ya pertama aku tinggalkan untukmu nasehat yg PANDAI BICARA. Dan yg kedua aku tinggalkan untukmu nasehat yang hanya DIAM SAJA.
Sahabat kemudian bertanya? Kalau nasehat yg pandai bicara itu apa Ya Rasul? Baginda Rasul mnjwb ‘’AL-QUR’AN NUL KHARIIM’’ 6.666 Ayat, 30 Juz, 114 Syurat.seluruhnya nasehat bagi umat ISLAM. Apapun yg akn engkau kerjakan, Kemanapun engkau akn pergi, bertanyalah kpd AL-QUR’AN Mintalah nasehat.
“Bertanya langsung Ya Rasul “??? “Tentu tidak”!! Jikalah kamu memang tdk mngerti, bertanyalah kpda yg mngerti Yaitu para Ulama, Kyai, guru guru yg mngasuh diMajelis Ta’lim. Itulah nasehat yg pandai bicara AL-QUR’AN NUL KHARIIM. Kemanapun saja kaki akan kita langkahkan! Kearah manapun bumi yg akan kita tuju, mintalah terlebih dahulu nasehat AL-QUR’AN NUL KHARIIM. Usaha apapun yg akan kita lakukan, mintalah nasehat kepadanya, itulah nasehat yg pandai bicara.
Kemudian sahabat bertanya lagi.
Kalau nasehat yg DIAM SAJA itu apa Ya Rasul?


Beliau mnjawab nasehat yg diam saja itu MAUT. Diam saja dia, tidak bicara, tapi pasti datangnya. Dan itu dijadikan nasehat, Kalau sekarang engkau menyolatkan orang laen, Apa tidak mungkin besok kamu disholatkan orang.

Kalau hari ini kamu mngantarkan jenazah temanmu ke liang lahat , entah tahun depan, bulan depan, mnggu depan, entah lima, sepuluh tahun yg akan datang, bukankah engkau yg akan diantar keliang lahat.
Engkau tengoklah temanmu itu. Matanya masih ada, tetapi tidak sanggup melihat, jangankan melihat digerakkan sajapun ia sudah tidak bisa. Telinganya belum kemana mana, tapi sudah tidak mampu lagi untuk mendengar. Kakinya masih cukup, tapi sudah tidak mampu lagi dipakai untuk berjalan. Tanganya masih ada, tapi tidak ada lagi yang bisa dipegangnya. Apa yang kurang kalau sudah demikian. Engkau tumpuk harta kekayaan untuk tujuh turunan kau sangka tidak akan mati karenanya.
Engkau ingin selalu berada diposisi puncak, padahal hidup ini mendaki dan menurun. Ini seluruhnya merupakan nasehat. Orang yg hatinya keras, tidak mempan terhadap nasehat yg datangnya dari ALLAH,
AL-QUR’AN & MAUT, nasehat yg dtg dari org lain tidak bisa juga mnyentuh hatinya. Atau nasehat yg timbul dari dalam dirinya sendiri, kulit yg mulai berkerut, Uban yg mulai bertabur, gigi yg permisi satu demi satu. Itu semuanya merupakan nasehat, tapi orang yg hatinya keras, kasar. Istilah kita barangkali sudah kulit buadak! Muka tuembok! Kuping kuebo! ( Hehee ^^ ) Masuk kedalam golongan yg ALLAH
tutup hati mereka tidak masuk lagi nasehat. Naudhubillahimindzalik!!

Beruntung & bersyukurlah kita jikalau diberikan oleh ALLAH hati yg lembut.. di anugerahkan-NYA kita
hidayah Peka.. mudah menerima kebenaran.. tidak tertutup terhadap kebenaran, Walaupun kebenaran itu datang dari seorang budak yg hitam legam, Karena memang agama mengajarkan Ambilah Hikmah, ambilah kebenaran, Tidak usah kau terlalu mmperdulikan darimana sumbernya, asalkan itu merupakan kebenaran Jadikanlah nasehat dalam kehidupan. Semoga kita termasuk kedalam orang orang yg dicintai ALLAH.. Dan kita berlindung kepada ALLAH jangan sampai termasuk orang orang yang dimurkai & dibenci-NYA. AAMIIN AAMIIN AAMIIN YA RABBAL’ALAAMIIN..

Minggu, 29 Juni 2014

SHOLAT TARAWIH

Shalat Tarawih bagi umat Islam Indonesia sudah tidak asing lagi. Hampir setiap muslim pernah menjalankannya. Pada awa l Ramadhan, biasanya masjid atau mushala penuh dengan kaum muslimin dan muslimat yang menjalankan shalat jama'ah isya' sekaligus tarawih. Adayang menjalankan 8 rakaat, dan ada yang 20 rakaat, Sedang shalat Witir yang diletakkan di akhir biasanya sarna-sarna 3 rakaat.

Shalat Tarawih hukumnya sangat disunnahkan (sunnah muakkadah), lebih utama berjama'ah. Demikian pendapat masyhur yang disampaikann oleh para sahabat dan ulama.
Ada beberapa pendapat tentang raka'at shalat Tarawih; ada pendapat yangmengatakan bahwa shalat tarawih ini tidak ada batasan bilangannya,yaitu boleh dikerjakan dengan 20 (dua puluh) raka'at, 8 (delapan), atau36 (tiga puluh enam) raka'at; ada pula yang mengatakan 8 raka'at; 20raka'at; dan ada pula yang mengatakan 36 raka'at.
Pangkal perbedaan awal dalam masalah jumlah raka'at shalat Tarawihadalah pada sebuah pertanyaan mendasar. Yaitu apakah shalat Tarawih itu sama dengan shalat malam atau keduanya adalah jenis shalatsendiri-sendiri? Mereka yang menganggap keduanya adalah sama, biasanyaakan mengatakan bahwa jumlah bilangan shalat Tawarih dan Witir itu 11 raka'at.

Adapun orang yang melakukan salat tarawih 8 (delapan) rakaat denganwitir 3 (tiga) rakaat, adalah mengikuti hadits yang diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah yang berbunyi sebagai berikut:

َما كَانَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَزِيْدُ فِى رَمَضَــــانَ وَلاَ فِى غَــيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشَرَةَ رََكْعَةً ، يُصَلِّى اَرْبَعًا فَلاَ تَسْـاَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُوْلِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّى اَرْبَعًا فَلاَ تَسْــاَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَ طُوْلِهِنَّ ثُمَّ يُصَــلِّى ثَلاَثًا ، فَقُلْتُ : يَا رَسُوْلَ اللَّهِ أَتَنَامُ قَبْلَ اَنْ تُوْتِرَ ؟ فَقَالَ : يَا عَائِشَةُ إِنَّ عَيْنَيَّ تَنَامُ وَلاَ يَـــــنَامُ قَلْبِى . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

"Tiadalah Rasulullah saw. menambah pada bulan Ramadlan dan tidak pula pada bulan lainnya atas sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat dan jangan Anda bertanya tentang kebagusan dan panjangnya. Kemudian beliau salat empat rakaat dan jangan Anda bertanya tentang kebagusan dan panjangnya. Kemudian beliau salat tiga rakaat. Kemudian aku (Aisyah) bertanya, "Wahai Rasulullah, adakah Tuan tidur sebelum salat witir?" Beliau bersabda, "Wahai Aisyah, sesungguhnya kedua mataku tidur, sedang hatiku tidak tidur." (HR.Bukhari)

Syekh Muhammad bin 'Allan dalam kitab "Dalilul Falihin" jilid III halaman 659 menerangkan bahwa hadits di atas adalah hadits tentang salat witir, karena salat witir itu paling banyak hanya sebelas rakaat, tidak boleh lebih. Hal itu terlihat dari ucapan Aisyah bahwa Nabi saw. tidak menambah salat, baik pada bulan Ramadlan atau lainnya melebihi sebelas rakaat. Sedangkan salat tarawih atau "qiyamu Ramadlan" hanya ada pada bulan Ramadlan saja.
Ucapan Aisyah "beliau salat empat rakaat dan Anda jangan bertanya tentang kebagusan dan panjangnya", tidaklah berarti bahwa beliau melakukan salat empat rakaat dengan satu kali salam. Sebab dalam hadits yang disepakati kesahihannya oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar ra. Nabi bersabda:

صَلاَةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى ، فَإِذَا خِفْتَ الصُّبْحَ فَاَوْتِرْ بِوَاحِدَةٍ
.
"Salat malam itu (dilakukan) dua rakaat dua rakaat, dan jika kamu khawatir akan subuh, salatlah witir satu rakaat".

Dalam hadits lain yang disepakati kesahihannya oleh Bukhari dan Muslim, Ibnu Umar juga berkata :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّى مِنَ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى وَ يُوْتِرُ بِرَكْعَةٍ.

"Adalah Nabi saw. melakukan salat dari waktu malam dua rakaat dua rakaat, dan melakukan witir dengan satu rakaat".

Pada masa Rasulullah saw. dan masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq, salat tarawih dilaksanakan pada waktu tengah malam, namanya bukan salat tarawih, melainkan "qiyamu Ramadlan" (salat pada malam bulan Ramadlan). Nama "tarawih" diambil dari arti "istirahat" yang dilakukan setelah melakukan salat empat rakaat. Disamping itu perlu diketahui, bahwa pelaksanaan salat tarawih di Masjid al-Haram, Makkah adalah 20 rakaat dengan dua rakaat satu salam.

Lalu Umar bin 'Abdul Aziz menambah raka'at shalat Tarawih menjadi 36raka'at bagi orang di luar kota Makkah agar menyamahi pahala Tarawihahli makkah; Atau shalat Tarawih 20 raka'at dan Witir 3 raka'at menjadi23 raka'at. Sebab 11 rakaat itu adalah jumlah bilangan rakaat shalatmalamnya Rasulullah saw bersama sahabat dan setelah itu Beliaumenyempurnakan shalat malam di rumahnya. Sebagaimana Hadits Nabi SAW.:

أَنَّهُ صلّى الله عليه وسلّم خَرَجَمِنْ جَوْفِ اللَّيْلِ لَيَالِيْ مِنْ رَمَضَانَ وَهِيَ ثَلاَثُمُتَفَرِّّقَةٍ: لَيْلَةُ الثَالِثِ, وَالخَامِسِ, وَالسَّابِعِوَالعِشْرِيْنَ, وَصَلَّى فِيْ المَسْجِدِ, وَصَلَّّى النَّاسُبِصَلاَتِهِ فِيْهَا, وَكَانَ يُصَلِّّْي بِهِمْ ثَمَانِ رَكَعَاتٍ,وَيُكَمِّلُوْنَ بَاقِيْهَا فِيْ بُيُوْتِهِمْ. رواه الشيخان

"Rasulullah SAW keluar untuk shalat malam di bulan Ramadlansebanyak tiga tahap: malam ketiga, kelima dan kedua puluh tujuh untukshalat bersama umat di masjid, Rasulullah saw. shalat delapan raka'at,dan kemudian mereka menyempurnakan sisa shalatnya di rumah masing-masing. (HR Bukhari dan Muslim).

Para imam madzhab telah menetapkan kesunnahan salat tarawih berdasarkan perbuatan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam Imam Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan hadits sebagai berikut:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ فِى جَوْفِ اللَّيْلِ لَيَالِيَ مِنْ رَمَضَانَ وَهِيَ ثَلاَثٌ مُتَفَرِّقَةٌ لَيْلَةُ الثَّالِثِ وَالْخَامِسِ وَالسّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ وَصَلَّى فِى الْمَسْجِدِ وَصَلَّى النَّاسُ بِصَلاَتِهِ فِيْهَا ، وَكَانَ يُصَلِّى بِهِمْ ثَمَانَ رَكَعَاتٍ أَيْ بِأَرْبَعِ تَسْلِيْمَاتٍ كَمَا سَيَأْتِى وَيُكَمِّلُوْنَ بَاقِيَهَا فِى بُيُوْتِــــهِمْ أَيْ حَتَّى تَتِــــمَّ عِشْرِيْنَ رَكْعَةً لِمَا يَأْتِى ، فَكَانَ يُسْمَعُ لَهُمْ أَزِيْزٌ كَأَزِيْزِ النَّحْلِ .

"Nabi shallallahu alaihi wa sallam keluar pada waktu tengah malam pada bulan Ramadlan, yaitu pada tiga malam yang terpisah: malam tanggal 23, 25, dan 27. Beliau salat di masjid dan orang-orang salat seperti salat beliau di masjid. Beliau salat dengan mereka delapan rakaat, artinya dengan empat kali salam sebagaimana keterangan mendatang, dan mereka menyempurnakan salat tersebut di rumah-rumah mereka, artinya sehingga salat tersebut sempurna 20 rakaat menurut keterangan mendatang. Dari mereka itu terdengar suara seperti suara lebah".

Sahabat Ibnu Abbas meriwayatkan bahwaRasulullah SAW shalat Tarawih di bulan Ramadhan sendirian sebanyak 20 Rakaat ditambah Witir. (HR Baihaqi dan Thabrani).
Ibnu Hajar menyatakan bahwa Rasulullah shalatbersama kaum muslimin sebanyak 20 rakaat di malam Ramadhan. Ketiga tibadi malam ketiga, orang-orang berkumpul, namun rasulullah tidak keluar.Kemudian paginya beliau bersabda:

خَشِيْتُ أَنْ تَفَرَّضَ عَلَيْكُمْ فَلَا تُطِيْقُونَهَا

"Aku takut kalau-kalau tarawih diwajibkan atas kalian, kalian tidak akan mampu melaksanakannya."

Hadits ini disepakati kesahihannya dan tanpamengesampingkan hadits lain yang diriwayatkan Aisyah yang tidakmenyebutkan rakaatnya. (Dalam hamîsy Muhibah, Juz II, hlm.466-467)

SHOLAT TARAWIH PADA MASA KHOLIFAH UMAR BIN KHATTAB

Disebutkan dalam kitab Sahih Bukhari :
"Dari Abdurrahman bin Abdul Qarai, beliau berkata : Saya keluar bersama Sayidina 'Umar bin Khathab (Khalifah) pada suatu malam bulan Ramadhan pergi ke mesjid (Medinah). Didapati dalam mesjid orang-orang shalat tara-wih berpisah-pisah. Ada orang yang sembahyang sendiri­sendiri, ada orang yang shalat dan ada beberapa orang di bela­kangnya, maka Sayidina Umar berkata : Saya berpendapat akan memper­satukan orang-orang ini. Kalau disatukan dengan seorang Imam sesungguhnya lebih baik, lebih serupa dengan shalat Rasulullah. Maka dipersatukan orang-orang itu shalat di belakang seorang Imam namanya Ubal bin Ka'ab. Kemudian pada satu malam kami datang lagi ke mesjid, lantas kami melihat orang-orang shalat bersama-sama di belakang seorang Imam. Sayidina Umar berkata : Ini adalah bid'ah yang baik." (H. Riwayat Imam Bukhari, lihat Sahih Bukhari I, halaman 241 - 242).

Abdurrahman bin Abdul Qarai yang meriwayatkan perbuatan Sayidina Umar ini adalah seorang Tabi'in yang lahir ketika Nabi masih hidup. Beliau adalah murid Sayidina Umar bin Khathab, wafat tahun 81 H. dalam usia 78 tahun.
Nampak dalam hadits ini bahwa Khalifah yang kedua Umar bin Khathab memerintahkan agar shalat tarawih dikerjakan dengan berjamaah, tidak scorang-seorang saja. Dan beliau berpendapat bahwa hal itu adalah "bid'ah yang baik".
Tersebut dalam kitab Al Muwatha', karya Imam Malik, halaman 138 begini :
Dari Malik dari Yazid bin Ruman, ia berkata : "Adalah manusia mendirikan shalat pada zaman Umar bin Khathab sebanyak 23 raka'at." (H.Riwayat Imam Malik dalam Kitab Al Muwatha' halaman 138 juz I)

Nampaklah bahwa sahabat-sahabat Nabi ketika itu diperintah oleh Sayidina Umar untuk mengerjakan shalat sebanyak 23 raka'at, yaitu 20 raka'at shalat tarawih dan 3 raka'at shalat witir sesudah shalat tarawih.
Disebutkan dalam kitab Imam Baihaqi :
"Bahwasanya mereka (sahabat-sahabat) Nabi, mendirikan shalat (tarawih) dalam bulan Ramadhan pada zaman Umar bin Khathab Rda dengan 20 raka'at. (H. Riwayat Baihaqi - lihat Baihaqi (Sunan al-kubra) juz II hal 466)
Nampaklah dalam keterangan-keterangan ini bahwá sahabat-sahabat Nabi telah (sepakat) mendirikan salat tarawih pada masa Umat sebanyak 20 raka'at. Ijma' Sahabat menurut ushul fiqih adalah hujah yakni adalah dalil syariat.Inilah pokok pangkal hitungan raka'at shalat tarawih.Sayidina Umar, seorang Sahabat Nabi yang dipercayai Khalifah Nabi yang kedua memerintahkan 20 raka'at. ini berarti bahwa beliau mengetahui bahwa banyaknya shalat tarawih Nabi, baik di mesjid atau di rumah sebanyak 20 raka'at. Kalau tidak tentu Sayidina Umar tidak akan memerintahkan begitu Ini namanya riwayat hadits dengan perbuatan. Kita ummat Islam disuruh oleh Nabi mengikuti Sayidina Abu Bakar dan Umar. Nabi berkata :

قْتَدُوْا بِاللَّذَيْنِ مِنْ بَعْدِى أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ . رَوَاهُأَحْمَدُ وَأَبُوْ دَاوُدَ وَابْنُ مَاجَهْ

"Ikutilah dua orang sesudah saya: yaitu Abu Bakar dan Umar". (Hadits Riwayat Imam Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah — lihat Musnad Ahmad bin Hanbal V hal. 382 dan Sahih Tirmidzi XIII 129).
Dan dalam sebuah hadits ummat Islam diperintah oleh Nabi supaya mengikut Khalifah-Khalifah Rasyidin, beliau berkata begini :

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَآءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ. رَوَاهُ أَبُوْدَاوُدَ

"Maka wajib atasmu mengikut sunnah aku dan sunnah Khalifah­Khalifah Rasyidin yang diberi hidayat, sesudah aku". (H.R. Abu Daud dan Tirmidzi — Lihat Sunan Abu Daud IV halaman 201).
Dapat diambil kesimpulan dari dalil-dalil di atas, bahwa hitungan raka'at shalat tarawih adalah 20 raka'at, dan shalat witir adalah 3 raka'at, jumlahnya 23 raka'at.
Barang siapa yang tidak mengerjakan shalat tarawih 20 raka'at rnaka ia belum dinamai melaksanakan shalat tarawih, dan belum mengikuti jejak Sayidina Umar bin Khathab. Khalilatur-rasyidin yang kita semuanya disuruh Nabi mengikut beliau.

Jumlah Raka'at Shalat Tarawih Menurut Ulama salaf


1. Imam Hanafi
Sebagaimana dikatakan Imam Hanafi dalam kitab Fathul Qadir bahwa Disunnahkan kaum muslimin berkumpul pada bulan Ramadhan sesudah Isya', lalu mereka shalat bersama imamnya lima Tarawih (istirahat), setiap istirahat dua salam, atau dua istirahat mereka duduk sepanjang istirahat, kemudian mereka witir (ganjil).
Walhasil, bahwa bilangan rakaatnya 20 rakaat selain witir jumlahnya 5 istirahat dan setiap istirahat dua salam dan setiap salam dua rakaat = 2 x 2 x 5 = 20 rakaat.

2. Imam Maliki
Dalam kitab Al-Mudawwanah al Kubro, Imam Malik berkata, Amir Mukminin mengutus utusan kepadaku dan dia ingin mengurangi Qiyam Ramadhan yang dilakukan umat di Madinah. Lalu Ibnu Qasim (perawi madzhab Malik) berkata "Tarawih itu 39 rakaat termasuk witir, 36 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir" lalu Imam Malik berkata "Maka saya melarangnya mengurangi dari itu sedikitpun". Aku berkata kepadanya, "inilah yang kudapati orang-orang melakukannya", yaitu perkara lama yang masih dilakukan umat.
Dari kitab Al-muwaththa', dari Muhammad bin Yusuf dari al-Saib bin Yazid bahwa Imam Malik berkata, "Umar bin Khattab memerintahkan Ubay bin Ka'ab dan Tamim al-Dari untuk shalat bersama umat 11 rakaat". Dia berkata "bacaan surahnya panjang-panjang" sehingga kita terpaksa berpegangan tongkat karena lama-nya berdiri dan kita baru selesai menjelang fajar menyingsing. Melalui Yazid bin Ruman dia berkata, "Orang-orang melakukan shalat pada masa Umar bin al-Khattab di bulan Ramadhan 23 rakaat".
Imam Malik meriwayatkan juga melalui Yazid bin Khasifah dari al-Saib bin Yazid ialah 20 rakaat. Ini dilaksanakan tanpa wiitr. Juga diriwayatkan dari Imam Malik 46 rakaat 3 witir. Inilah yang masyhur dari Imam Malik.

3. Imam as-Syafi'i
Imam Syafi'i menjelaskan dalam kitabnya Al-Umm, "bahwa shalat malam bulan Ramadhan itu, secara sendirian itu lebih aku sukai, dan saya melihat umat di madinah melaksanakan 39 rakaat, tetapi saya lebih suka 20 rakaat, karena itu diriwayatkan dari Umar bin al-Khattab. Demikian pula umat melakukannya di makkah dan mereka witir 3 rakaat.
Lalu beliau menjelaskan dalam Syarah al-Manhaj yang menjadi pegangan pengikut Syafi'iyah di Al-Azhar al-Syarif, Kairo Mesir bahwa shalat Tarawih dilakukan 20 rakaat dengan 10 salam dan witir 3 rakaat di setiap malam Ramadhan.

4. Imam Hambali
Imam Hambali menjelaskan dalam Al-Mughni suatu masalah, ia berkata, "shalat malam Ramadhan itu 20 rakaat, yakni shalat Tarawih", sampai mengatakan, "yang terpilih bagi Abu Abdillah (Ahmad Muhammad bin Hanbal) mengenai Tarawih adalah 20 rakaat".
Menurut Imam Hanbali bahwa Khalifah Umar ra, setelah kaum muslimin dikumpulkan (berjamaah) bersama Ubay bin Ka'ab, dia shalat bersama mereka 20 rakaat. Dan al-Hasan bercerita bahwa Umar mengumpulkan kaum muslimin melalui Ubay bin Ka'ab, lalu dia shalat bersama mereka 20 rakaat dan tidak memanjangkan shalat bersama mereka kecuali pada separo sisanya. Maka 10 hari terakhir Ubay tertinggal lalu shalat dirumahnya maka mereka mengatakan, "Ubay lari", diriwayatkan oleh Abu Dawud dan as-Saib bin Yazid.

5.Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani
Al Imam Ibnu Hajar Al Asqolani menjelaskan Hadits tentang Tarawihnya Khalifah Umar, dalam kitabnya Fathul Bari, beliau menulis :

" Penyempurnaan : Tidak ada penyebutan dalam riwayat ini berapa Rakaat shalat yang dilakukan Ubay Bin Ka'ab, dan para salaf berselisih atas hal ini, di dalam kitab Al Muwatho' dari Muhammad bin Yusuf dari Assaib bin Yazid bahwasanya sholatnya 11 rakaat, dan meriwayatkan Sa'id bin Manshur Dari jalur yang lain dan menambahkan dalam riwayat itu " Mereka para sahabat membaca 200 an ayat dan berpegang pada tongkat karena lamanya berdiri ", dan meriwayatkan Muhammad bin Nashr Al Marwazi dari jalan Muhammad bin Ishaq dari Muhammad bin Yusuf, berkata : 13 rakaat, dan meriwayatkan Abdurrozaq dari jalan yang lain dari Muhammad bin Yusuf, berkata 21 rakaat, dan meriwayatkan Malik dari jalan Yazid bin Khushaifah dari Assa'ib bin yazid 20 rakaat, dan ini di asumsikan selain witir.

Dan dari Yazid bin Rouman berkata " Para Manusia sholat tarawih di zaman Umar dengan 23 rakaat,
dan meriwayatkan Muhammad bin Nashr dari jalur Atho', berkata : Aku mendapati para sahabat di bulan Ramadhan sholat 23 rakaat dan 3 witir. Dan banyaknya riwayat-riwayat ini adalah adalah hal yang Mungkin, karena berbeda-bedanya haliyah (keadaan), dan di kompromikan bahwasanya perbedaan riwayat ini memandang dari panjang dan pendeknya bacaan, maka ketika bacaanya panjang maka sedikit rakaatnya dan sebaliknya. Dan pendapat ini di kuatkan Al Dawadi dan yang lain. Hitungan Rakaat yang awal (11 rakaat) ini mencocoki hadits A'isyah, dan pendapat ke dua (13 rakaat) mendekati hadits itu juga. Dan perbedaan riwayat jumlah rakaat yang melebihi 20 rakaat, maka kembali kepada perbedaan rakaat witir, karena sesungguhnya terkadang witir itu dilakukan 1 rakaat kadang 3 rakaat. Dan meriwayatkan Muhammad bin Nashr dari jalur Dawud bin Qois berkata : Aku mendapati para manusia di masa pemerintahan Aban bin Utsman dan Umar bin Abdul Aziz -yakni di madinah- mereka shalat dengan 36 rakaat dan 3 rakaat witir, dan berkata Imam Malik hal itu adalah perkara yang terdahulu bagi kami. Dan dari Azza'faroni dari Asyafi'i, berkata : Aku melihat orang-orang di madinah sholat dengan 39 rakaat dan di Makkah 23 rakaat. Dan dari Asyafi'i : Apabila memanjangkan berdiri (bacaan) dan menyedikitkan sujud (rakaat), maka hal itu bagus, dan apabila memperbanyak sujud (rakaat) dan memperingan bacaan, itu juga bagus. Tapi yang awal lebih aku sukai.

6. Imam Tirmidzi
Berkata Attirmidzi : pendapat yang terbanyak di katakan dalam jumlah rakaat tarawih adalah 41 rakaat -yakni dengan witir-. Dan menuqil dari Ibnu Abdil Bar dari Al Aswad bin Yazid : Tarawih di kerjakan 40 rakaat dengan 7 rakaat witir, dan dikatakan 38 rakaat, seperti yang telah di tuturkan Muhammad bin Nashr dari Ibnu Aiman dari Imam Malik ".
( Fathul Bari Syarah Shohih Bukhori Juz 4 hal 253 Bab Kitabus Shalati Tarawih cet Dar Al Ma'rifah ).

7.Imam Ibnu Taymiyah
beliau menulis: "Telah diterima bahwa Ubay Ibn Ka´b biasa mengimami sembahyang untuk jamaah dengan 20 rakaat di bulan ramadlan dan3 rakaat witir. Dari sini, para ulama bersepakat 20 rakaat sebagai sunnat karena Ubay biasa mengimami jamaah yang terdiri atas Muhajirin dan Anshar dan tidak seorangpun di antara mereka menolaknya." (Fataawa Ibn Taymiyyah hal.112)

8.Imam Nawawi
Berkata Imam Nawawi dalam kitab "AI Majmu" syarah Al Mahazab begini:
"Dalam Madzhab kita Tarawih itu 20 raka'at dengan 10 salam, selain Witir". (Al Majmu' IV hal. 32).

9.Imam Syarbini
Berkata Imam Syarbini al Khathib:
"Dan tarawih itu 20 raka'at dengan 10 salam tiap-tiap bulan Ramadhan, demikian hadits Baihaqi dengan sanad yang sahih, bahwasanya sahabat sahabat Nabi mendirikan shalat pada masa Umar bin Khatab dalam bulan Ramadhan sebanyak 20 rakaat, clan merawikan Imam Malik dalam kitab al Muwatha' sebanyak 23 raka'at, tetapi Imam Baihaqi mengatakan bahwa yang tiga raka'at yang akhir ialah shalat witir.
(Mughni al Muhtaj, juzu' I, halaman 226).

10.Imam Jalaluddin Al-Mahalli
Berkata Imam Jalaluddin al Mahalli :
"Dan merawikan Imam Baihaqi dengan sanad yang sahih seperti yang dikatakan dalam syarah Muhazzab, bahwasanya Sahabat-sahabat Nabi shalat pada masa Umar bin Khathah sebanyak 20 raka'at". (Al Mahalli, juzu' I, halaman 217).

11.Imam Sayd Bakri
Berkata Imam Sayd Bakri Syatha :
"Dan shalat tarawih itu 20 raka'at dengan 10 salam, tiap-tiap malam bulan Ramadhan karena hadits Nabi "Barang siapa shalat di dalam bulan Ramadhan didorong oleh iman dan karena Allah semata­-mata diampuni sekalian dosanya yang telah lalu. Wajib salam setiap 2 raka'at, maka jika dishalatkan 4 raka'at dengan 1 salam tidaklah sah" (la'natut Thalibin juzu' I, halaman 265).

12.Imam Ramli
Berkata Imam Ramli :
"Dan shalat tarawih itu 20 raka'at dengan 10 salam, karena riwayat yang mengatakan bahwasanya sahabat-sahabat Nabi mendirikan shalat tarawih dalam Malam Ramadhan pada zaman Umar bin Khathab sebanyak 20 raka'at." (Nihayatul Muhtaj, juzu' I, halaman 122).

13.Imam Zainuddin Al-Malibari
"Shalat Tarawih hukumnya sunnah, 20- raka'at dan 10 salam pada setiap malam di bulan Ramadlan. Karena ada hadits: Barangsiapa Melaksanakan (shalat Tarawih) di malam Ramadlan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang terdahullu diampuni. Setiap dua raka'at haru salam. Jika shalat Tarawih 4 raka'at dengan satu kali salam maka hukumnya tidak sah......". (Zainuddin al Malibari, Fathul Mu'in, Bairut: Daral Fikr, juz I, h. 360).

Shalat di Masjidil Haram, Makah. Di sana, 23 rakaat diselesaikan dalam waktu kira-kira 90-120 menit. Surat yang dibaca imam ialah ayat -ayat suci Al-Qur'an dari awal, terus berurutan menuju akhir Al-Qur'an. Setiap malam harus diselesaikan kira-kira 1 juz lebih, dengan diperkirakan pada tanggal 29 Ramadhan (dulu setiap tanggal 27 Ramadhan) sudah khatam. Pada malam ke 29 Ramadhan itulah ada tradisi khataman Al-Qur'an dalam shalat Tarawih di Masjidil Haram.

Bahkan, di rakaat terakhir imam memanjatkan doa yangmenurut ukuran orang Indonesia sangat panjang sebab doa itu bisa sampai15 menit, doa yang langka dilakukan seorang kiai dengan waktu sepanjangitu, meski di luar shalat sekalipun.Dan terpapar di kitab Shalat al-Tarawih fi Masjid al-Haram bahwashalat Tarawih di Masjidil Haram sejak masa Rasulullah, Abu Bakar,Umar, Usman, dan seterusnya sampai sekarang selalu dilakukan 20 rakaatdan 3 rakaat Witir.

Pada kesimpilannya, bahwa pendapat yang unggul tentang jumlah raka'at shalat tarawih adalah 20 raka'at + raka'at witir jumlahnya 23 raka'at. Akan tetapi jika ada yang melaksanakan shalat tarawih 8 raka'at + 3 withir jumlahnya 11 raka'at tidak berarti menyalahi Islam. Sebabperbedaan ini hanya masalah furu'iyyah bukan masalah aqidah tidak perla dipertentangkan.
Wallahu a'lam bi al-shawab.

Minggu, 09 Maret 2014

ILMU NAHWU

Ilmu Nahwu علم النحو



Belajar bahasa arab tidak bisa di pisahkan dari ilmu nahwu sebab tampa ilmu nahwu..atau grammar arab maka bahasa itu akan amburadul gak beresالنحو او مايسمى علوم لغةالعربية هوشيئ لا بد منه لمن يريد أن يتعلم العربية فلايمكن أن يكون اللغة صحيحا بدونها وهو كا لملح في الطعام فهل تستغنى الملح ؟ طبعا لا وكذلك علم النحو في العربيه..لهذا قا الشيج عبدالرحمن السيوط في كتاب عقودالجمان…من ثم وجه النحو في الكلام # كالملح أذ يكون في الطعام .وقال الأخرون ..النحو زين للفتى يكرمه حيث أتى#من لم يكن يعرفه فحقه أن يسكت

Di bawah ini aku ingin menerangkan sebagian qowai’d ilmu nahwu

Pertama :kalimat:ada 3,Isim,fiil,harfالأسم,والفعل,والحرف

(1)Isim definisinya adalah..وهوكلة دالت على معنى في نفسها ولم تقترن بزمان وضعاsuatu kalimat yang menumjukan dirinya sendiri tampa di iringi waktu contoh زيد zaidun..menuduh kan kepada yang bernama zaid tida terikan waktu /kapanpun itu dia zaid

(2)Fiil definisinya adalahوهوكلمة دالت على معنى في نفسها وأقترنت بزمان وضعاsuatu kalimat yang menunjukan diri sendiri dan diiringi waktu contoh فعلsudah mengerjakan..waktu lampau..يفعلsedang mengerjakan..waktu sekarang..atau akan mengerjakan..waktu akan datang atau mustaqbal

(3) Harf definisinya adalahوهوكلمة دالت على معنى في غيرهاsesuatu yang menujukan pada kalimat lain nya bisa ikut isim contoh في المسجدfilmasjidi..fi…itu haraf…menuduhkan/nempel di kalimat isim ya itu al masjidi juga bisa ikut fiil contoh لم ينصر artinya laki2 tidak menolong…kata..lam..itu harf..kata yansur itu fiil mudore..

(BAB ISIM باب الأسم )

Dalam bab ini akan menjelaskan apa yang berkaitan dengan isim الأسمdefinisi isim telah di ketahui di atas tadi sekarang apa tanda2 nya isim itu ? isim bisa di ketahui dengan (1)خفض/كسرةkasrah..contoh في المسجد filmasjidi..di masjid..nah kalou ada yang kasrah itu pasti kalimat isim(2)التنوين tanwinLbaris dobel..contoh..بزيد bizaedin..kepada zaed ..nah kalau ada tanwin itu pasti kalimat isim(3)الألف والام..alif lam..ال contoh..المدرسة..al madrasatu..sekolah..kalo kalimat ada alif lam nya itu kalimat isim(4)حروف الجرّ huruf jar..ya itu huruf yang suka merubah baris yang di ikutinya menjadi kasrah..contoh..في البيت filbaeti..fi+albaeti..asal nya albaetu..terus ada fi jadi filbaeti..di rumah ..contoh lagi..على السيارة ala sayaroti..ala+sayaroti…asal nya assayarotu ..di tambah ala jadi ala sayaroti..di atas mobil.harkat akhir di ubah menjadi kasrah ..kalo ada huruf jar itu kalimah pasti kalimat isim..sedangkan huruf jar itu adalah ..من min..dari..الى ilaa..ke/arah/tujuan..عن a’n..dari/jauh dari..علىalaa..di atas/kepada..في fi..di dalam/di atas/di..ربّ rubba..terkadang/banyak/agak banyak.(5). حروف قسمم huruf untuk ber sumpah..jumlah nya ada tiga ب ba contoh بالله billahi..demi allah..و wawu contoh والله wallahi demi allah..ت ta..contoh تا لله tallahi demi allah..nah kalau kalimat di masukin semua huruf yang diatas ini itu pasti kalimat isim..clear enough ?…فالأسم يعرف بالخفض والتنوين والدخول الف والام وحروف الجرّ وهي من ,الى,عن,على,في,ربّ,وحروف القسم وهي الباء والواو والتاء

(BAB FIIL باب الفعل)

Definisi fiil الفعل sudah di ketahui di atas sekarang apa tanda2 fiil ? fiil bisa diketahui dengan(!) ..قد..qod..telah..contoh قد قام qod qoma..telah berdiri..qod+qoma asal nya qoma..berdiri ditambah qod kalau kalimat ada qod didepanya itu kalimat fiil..(2)س..sin.akan waktu dekat.contoh سأذهب saadzhabu..akan pergi ..ini namanya sin tanfis..kalau ada kalimat semacam ini pasti kaliamat fiil(3) سوف saufa..akan waktu jauh..contoh سوف أذهب saufa adzhabu..akan pergi waktunya nanti masih jauh..(4) تاء تأنيث الساكنة ta tanis/perempuan..dan ta itu sukun/mati tak ber harkat..contoh اتت,جائت atat,jaat..datang seorang wanita..kalau ada kalimat seperti ini ada ta tanis sakinah itu pasti kalimat fiil..والفعل يعرف بقد والسين والسوف والتاء تأنيث الساكنة>>clear enough ?

(BAB HARF باب الحرف)

Definisi harf sudah di atas di sini tinggal mengeahui tanda2 harf..harf aga mudah di ketahui dengan mengetahui hurufnya sedikit..satu huruf contoh.ب ba huruf jar,atau dua huruf contoh لو lao..huruf adawat sarat..atau tiga huruf..contoh الى ilaa huruf jar….

(BAB PEMBAGIAN ISIMالباب عن أنواع الأسماء)

Kalimat isim banyak jenis nya di antaranya

1..isim mufrad الأسم المفرد..isim itu nama & mufrad tunggal/satu..definisinya..وهو ماليس مثنا ولا مجموعا ولا ملحقا بهما ولا من الأسماء الخمسة..dia adalah kalimah yang bukan tasniyyah(menujukan dua)dan bukan majmuk(menujukan banyak)dan bukan cabang dari yang dua itu (كلتا+كلا( kita kila..dan bukan isim lima ..isimlima itu adalah..ابوك,اخوك,حموك,فوك,ذو مال..sebenar nya kalau itu isim belum ada syarat adalah..اب,اخوحم,فو.ذو..contoh isim mufrad زيد zaedun.

2.jamak taksir.جمع تكثير.definisi nya وهو ما تغيّر عن بناء مفرده yang ber ubah dari bentuk mufrad nya contoh..أركان arkanun..artinya sudut banyak…asal mufrad nya ركن ruknun..dan ber ubah menjadi arkanun..ini jamak taksir ..juga jenis isim

3.jamak muanas salimجمع مؤنث سالم definisi nya..وهو ماجمع بألف والتاء مزيدتين yang di jamak kanpakai alif dan ta kedua2 nya tambahan..contoh مسلمات muslimattin..perempuan muslim banyak..asal nya muslim..di tambah alif dan ta di akhiran nya

4.jamak mudzakar salim جمع ذكورالسالم ..definisinya وهوماجمع بواو ونون في حالةالرفع وياء ونون في حالة النسب والجر yang ketika rofa di tambah wawu dan nun dan ya dan nun ketika nasab dan kasrah..contoh ..جاء زيدون..jaa jaeeduna.kami datang jaed banyak.ini rofa..asal nya jaa jaedun..رايت زيدين roaetu jaedina..kami melihat jaed banyak ini sedang nasab..asal nya رايت زيدا roaetu jaedan..مررت بزيدين marortu bi zaedina..ini kasrah..kami melewat kepada zaed banyak..asal nya مررت بزيد marortu bizaedin

5.isim tasniyyah..المثنى definisinya..,وهومادال على أثنيني بزيادة الف ونون في حالة الرفع وياء ونون في حالةالنصب والجر yang menunjukan dua dan di tambah alif dan nun pada waktu rofa dan iyya dan nun pada nasab dan kasrah..contoh جاء زيان jaa zaedani ..datang zaed dua..ini rofa asal nya جاء زيد jaa zaedun..alias isim mufrad..رايت زيدين ro aetu zaedaeni..saya melihat zaed dua ini nasab.asal nya رايت زيدا roaetu zaedan..alias isim mufrad..مررت بزيدين marortu bi zaedaeni..saya melewat ke zaed dua..ini kasrah..asal nya مررت بزيد marortu bi zaedin..alias isim mufrad

6.isim lima الأسماء الخمسة..tidak ada definisi ..yang lima tadi itu di atas .اب,اخوحم,فو,ذو dan ini punya sarat..ya itu harus mufrad/tunggal harus mukabar .besar jangan tasgir perkecili harus idofat.di hubungkan dengan kalimat lain..tpi jangan ke iyya mutakalim..الأسماءالخمسة شروطها..مفردة مكبرة واضافة اضافتها لغير ياء المتكلم

7.isim mu’tal أسم المعتل..definisi nya هو أسم الذي كان آخره الف علي شكل الياء..adalah isim yang akhiran nya alif dalam bentuk iyya..contoh مصطفى Mustafa..مرتقى murtaqi…isim mu’tal di bagi dua.(1)معتل مقصور mu’tal maqsur..yang sebelum hufuf akhiran nya fathah …contoh مصطفى Mustafa..huruf sebelum akhir ..ya’ni ف barisnya fathah (2)معتل منقوص mu’tal manqus..yang huruf sebelum akhiran nya kasrah..contoh..مرتقى murtaqi..huruf ق qof sebelum akhir kasrah..clear enough ?

catatan…isim mufrad:nama satu.زيد.zaedun ..satu orang zaed,,,,jamak taksir..nama bayak dari yang banyak.رجال.rizalun..banyak laki laki …kalau cuma satu .رجل.rojulun…jamak mu’anas salim,,perempuan banyak huruf nya tak ada huruf ellat/mati..مسلما ت muslimaatin..kalau perempuan satu ..مسلمة muslimatu..satu perempuan muslim…jamak mudzakar slim..nama lakilaki banyak…زيدون zaeduna…zaed banyak…isim tasniyyah…nama menuduhkan dua…زيدان zaed dua…isim lima…tadi sudah jelas di atas….isim mu’tal nama yang akhiran hurufnya huruf ellat/mati…alif dalam form iyya

(BAB AL I’RAB DAN MABNIباب الأعراب والمبني )

i’rab definisi nyaالأعراب هو تغييرأواخرالكلم لأختلاف لعوامل الداخلة عليها لفظا او تقيرا i’rab itu berubah nya akhiran kalimat karena beda beda yang masuk pada kalimat itu pada pengucapan nya atau beda pada perkiraan nya..contoh..kata زيد bisa zaedun,,bisa zaedan bisa zaedin,,pergantian ini namanya i’rab…dan i’rab /baris.itu .. ada empat..1.fathah..2..rofa’..3..kasrah..4..sukun..الأعراب تنقسم الى أربعة الرفع والفتحة والكسرة والسكون..yang empat kita terapkan ke poko kalimat..isim.dan.fiil..isim الأسم bisa menerima..3 dari i’rab itu..ya itu fathah,rofa’,kasrah, dan isim tidak bisa sukun,jadi bisa zaedan..zaedun..zaedin…sedangkan fiil الفعل bisa menerima 3 dari i’rab itu..ya itu fathah,rofa’.dan sukun..dan fiil tidak bisa kasrah..conto,نصر nasoro,ينصر yansuru, أنصر unsur..clear enough ?..sekarang kita cerita mabni المبني mabni itu..الذي لم يتغير yang tak bisa ber ubah..bisa fathah ,rofa’,,kasrah,,sukun,,jadi kalau sudah fathah ya fathah selamanya..contoh..بها biha ..ini isim domir..mufrad muanas ..satu perempuan..atau..به bihi..ini satu lakilaki..هم hum..banyak laki…هنbanyak perempuan..كم kam..berapa harf istifham..pegtanyaan…YANG HARUS mabni adalah kalimat harf..itu wajib..mabni.seperti huruf jarr yang telah di ceritakan di atas.ada juga isim yang mabni..dan isim domir itu wajib mabni tak ber ubah..contoh..هو,هما,هم,هي,هن,أنت, انتما أنتم ,انتن,أنا ,نحن huwa,huma,hum,hiyya,hunna,anta,antuma,antum,antunna,ana,nahnu…FIIL..fiil madi..wajib mabni fathah..Contoh نصر nasoro..fiil amar wajib mabni sukun/mati contoh انصر unsur..dan nanti fiil akan di ceritakan di bab al af’al باب الأفعال ..clear enough ?… وللأسماء من الأعراب الرفع والنصب والكسرة ولاجزم فيها..وللأفعال من ذلك الرفع والنصب والجزم ولا خفض فيها..زأمالمسمى بالمبني هو ثبوت الكلمة على حالةواحدة..وكل حرف مستحق للبناء مثل حرف الجر وغيره أيضا بعض الأسما يكون مبنيا مثل أسم الضمير ..هو,هما,هم,هي,هن,أنت,أنتما.أنتم,أنتن,أتا.نحن…..والفعل أيضا فالماض مبني على الفتح ..والأمر مبني على الجزم ……CATATAN.kata kata.dommah+rofa’=sama//fathah+nasab=sama///kasrah+hofadz=sama//jazem+sukun=sama…jelas kan ? clear enough ?

(BAB MENGETAHUI TANDA I”RAB باب معرفة علتمة الأعراب)

I’RAB ADA 4 (RAFA) (NASAB) (KHOFADZ) (JAZEM)

1(I’RAB. RAFA).untuk rafa’..ada empat..tanda..1.dommah 2.alif .wawu 4.nun للرفع أربع علامات..الضمة والألف والواو والنون..kita sekarang bahas yang nomor (1).dommah الضمة dommah bisa jadi alamat rafa untuk ..paa empat kalimat….a…isim mufrad الأسم المفرد contoh جاء زيد nah kata zaedun ini rafa tandanya dommah sebab isim mufrad..2.jamak taksir جمع التكثير contoh جاء رجال ja,a rijalun nah kata rijalun rafa’ alamat rafa nya pakai dommah sebab jamak taksir….3.jamak muanas salim جمع مؤنث سالم contoh جائت مسلمات ja,at muslimaatun..nah kata muslimatun rafa ..tanda nya pake dommah sebab jamak muanas salim….4.fiil mudhore yang masih utuh..belum ada ..amil nawasib atau amil jawazim الفعل المضارع الذي لم يدخل فيه ناصب اوجازم..conto..ينصر yansuru..nah kata yansuru rafa’ tanda nya dommah sebab fiil mudhore mulus…clear ?

(2) alif..الألف..alif bisa jadi tanda rafa pada isim tasniyyah الالف يكون علامة للرفع في التثنية contoh زيدان zaedani..nah kata zaedani wlaupun di baca ni tapi ini rafa tanda nya alif sebab kalimat nya isin tasniyyah

(3) wawu الواو wawu bisa jadi tanda pada rafa pada kalimat ..isim lima أماالواو فتكون علامة للرفع في أسماءالخمسة وهي أبوك,أخوك,حموك,فوك,ذومال..contoh جاء أبوك,جاءأخوك ja.,a abuka nah kata abuka ini rafa .tanda nya rafa wawu sebab kalimat nya isim lima

(4) nun النون..nun bisa jadi tanda dalam rafa pada jama mudzakar salim واماالنون فيكون علامة للرفع في جمع ذكورالسالم…contoh جاء زيدون..ja,a zaeduuna..kata zaeduna ini rafa tanda nya wawu sebab kalimatnya jamak mudzakar salim…clear enough ?

2(I’RAB. NASAB) untuk nasab ada empat tanda ya itu..1.fathah 2.kasrah 3.alif 4. nun للنصب أربع علامات الفتحة والكسرة والالف والنون..disini kita bahas yang pertama (1)fathah..fathah bisa jadi tanda pada nasab di tiga tempat ..a..isim mufrad الأسم الفردcontoh رايت زيدا roaetu zaedan nah kata zaedan nasab tanda nya pake fathah sebab kalimat nya isim mufrad..b..jamak taksir..جمع تكثير contoh..رايت رجالا roaetu rijalan nah rijalan ini adalah nasab dan tandanya fathah sebab kalimatnya isim jamak taksir…fiil mudhore yang kemasukan amil nawasib..فعل مضارع الذي دخل فيها نا صب contoh أن ينصر anyansuro..nah anyansura nasab tanda nya fathah sebab kalimatnya fiil mudhore yang sudah di masukin amil nawasib

2.kasrahالكسرة bisa jadi tanda di nasab pada kalimat jamak muanas salim فأماالكسرة فتكون علامة للنصب في جمع مؤنس السالم contoh رايت مسلمات roaetu muslimaatin..nah kata muslimaatin adalah nasab tandanya pkai kasrah sebab kalimat nya jamak mu,anas salim

3.alif .الألف.alif jadi tanda dalam nasab pada isim lima فأماالالف فتون علامة للنصب في أسماءالخمسة contoh..رايت أباك roaetu abaaka..nah kata abaaka adalah nasab tandanya alif sebab kalimatnya isim lima

4.nun النون nun bisa jadi tanda pada nasab di dua kaliamah…a…isim tasniyyah المثنى contoh رايت زيدين roaetu zaedaeni kata zaedaeni..adalah nasab tanda nya iyya sebab kalimah nya isim tasniyyah…b..jama mudzakar salim جمع الذكورالسالم contoh رايت زيدين roaetu zaediina nah kata zaediina adalah nasab tandanya iyya sebab kalimat nya jamak mudzakr salim

3(I’RAB HOFADZ)untuk tanda khofaz ada tiga ya itu 1.kasrak.2.fathah.3.iyya..kita bahas kasrah bisa jadi alamat pada khofadz pada ..a..isim mufrad الأسم المفرد contoh مررت بزيد marortu bizaedin nah kata bizaedin adalah khofadz tandanya pakai kasrah sebab kalimatnya isim mufrad..

.b..jamak taksir جمع التكثير..contoh مررت برجال marortu bi rijalin..nah kata rijalin dalah khofadz tandanya kasrah sebab kalimat nya jamak taksir….

..c..jamak muanas salimجمع مؤنث السالم contoh مررت بمسلمات marortu bi muslimaatin..nah kata muslimatin adalah khofadz tanda nya pakai kasrah sebab kalimat nya jamak muanas salim

2..fathah .. الفتح fathah bisa jadi tanda pada khofadz pada isim goer munsorif فاماالفتحة فتكون علامة للخفض في الأسم الذي لا ينصرف..contoh مررت بأ حمد marortu bi ahmada..kata bi ahmada adalah khofadz tandanya pakai fathah sebab kalimatnya isim goermunsorif..disini aku perlu terangkan isim goermunsorif..definisinya..كل اسم أشبه الفعل في علتين فرعيتين ترجع أحدا هما الى الفظ والآخرى الى المعنى او علّة واحدة تقوم مقام العلتين..semua isim yang menyerupai fiil dalam punya ..alasan dua..yang alasan itu satu kembali ke bentuk nya /form..yang ke dua kembali ke ma’na nya ..atau isim punya alasan satu tapi menempatia alasan dua…rincian nanti di bawah..مزيد من التفاصيل حول الأسم الذي لا ينصرف لاحقفا

(1) iyya..الياء..iyya bisa jadi tanda pada khofadz pada tiga kalimat..a..tasniyyah..التثنية contoh مررت بزيدين marortu bi zaedaeni..kata zaedaeni adalah khofadz tandanya iyya karena kalimat nya isim tasniyyah…b…isim limaالأسماءالخمسة contoh مررت بأ بيك marortu biabika akat biabika adalah khofadz tanda nya iyya sebab kalimat nya isim lima…c…jamak mudzakar salim جمع مذكرالسالم..contoh مررت بزيدين marortu bizaediina..kata bizaediina adalah khofadz tandanya iyya sebab kalimatnya jamak mudzakar salim..clear enough ?..cukup jelas?..,فأما الياء فتكون علامة للخفض في ثلاث مواضع في االتثنية وفي الأسماءالخمسة وجمع الذكورالسالم..واضح بما يكفي ؟

(BAB ISIM GOER MUNSORIF الأسم الذي لا ينصرف)

Definisinya وهو كل أسم أشبه الفعل في علتين فرعيتين ترجع أحداهما الى الفظ والآخرى الى المعنى او علّة واحدة تقوم مقام العلتين…yaitu semua isim yang menyerupai fiil dalam mempunyai elat..alasan dua..yang cabang dua2nya satu kembli ke bentuk nya yang satu kembali ke ma’na nya.atau punya alasan satu tapi mendiami alasan dua..perlu aku jelaskan..fiil dulu..bagai mana fiil punya alasan dua ?fiil itu menurut ulama basroh irak bukan kalimat asal..kalimat asal itu adalah masdar..jadi fiil perlu alasan asal mustaq ini satu(1)alasan yang kembali ke bentuk /form..istiqoq)الفعل عند البصريين ليس أصل الكلكة بل الأصل هو المصدر توكي (نصرا) وليس (ينصر) لذلك فالفعل مستق من صيغة المصدر هذه ,واحد من العلة الفعل الذي يرجع الي الفظ…yang kedua ..fiil itu tidak bisa sempurna artinya kecuali kalau ada fa’il..conto..قام berdiri..kata qoma ..tidak sempurna kecuali ada zaedun jadi قام زيد..berdiri zaed itu…subject harus ada object..jadi fiil itu perlu fail untuk menyempurnakan kalimat..namanya iftiqor>>ini alasan kedua.2. yang kembali ke ma’na..الفعل يحتاج الى الفاعل لأنه لن تكمل الكلمه الفعل الا بالفاعل..مثل لفظ ..قام..لن يفهم الا بوجودالفاعل ظهيرا كان او مستتيرا..نحو قام زيد..لذلك فالفعل تفتقرّ للفاعل وهذه الأفتقار علّة ثانيةللفعل التي تعود الى المعنى….clear enough ?..sekarang isim goermunsorif seperti itu prosesnya cuma alasan nya gak sama dia punya alasan dua satu kembali ke bentuk lafadz dua kembali ke ma’na .oleh sebab mirip piil maka dia tidak bisa nerima tasrif/tanwin karena fiil juga gak bisa terima tanwin..gak boleh di baca ahmadan.no way..lagi pula karena mirip fiil dan fiil tak bisa nerima kasrah..maka isim semacam ini waktu kasrah nya pake fathah..conto مررت بأ حمد marortu biahmada..gak bisa biahmadi walaufun ada huruf jar no way…فالأسم الذي لا ينصرف شابه للفعل لديه علّتا ن أحداهما يعود للفظ والآخر يعود للمعنى..مثل أحمد..الأولى أنه موزون بوزن أفعل (وزن الفعل) هذه علّة الأسم الذي يعود الى الفظ…والثاني..أحمد أسم للعالم..بمعنى أنّه عالميه وهذه علّة أخرى الذي يعود الى المعنى لذالك ولتشابهه للفعل فهذالنوع من الأسم لاينصرف لأن الفعل لايقبل التصريف ولهذالسبب علامةالخض مثل النوع من الأسم بالفتح لأنه يشبه الفعل فالعل لا يقبل الكسرة..نحو مررت بأ حمد بالفتح الدال…واضح بما يكفي ؟clear enough ?…dalam isim goermunsorif terbagi 3..(1 alamiyah عالمية ) (2 wasfiyyah وصفية) (adal عدل)

1..Dari alamiyah..alamiyah +wazan fiil..ahmada عالمية+الفعل= أحمد..marortu biahmada

alamiyyah+bahasa ajam=ibrohimaعالمية +اللغةالعجم+ابراهيم marortu biibrohima

alamiyyah+ta tanis..makkata ,arfata.fatimata..عالمية+تاءتانيث=مكة,عرفة,فاطمة dahabtu ila makkata..waqoftu biarfata..

2..dari wasfiyyah..sifat..warna..وصفية

wasfiyyah +wazan fiil=aswada..وصفية+وزنالفعل+أسود…marortu bi aswada..dan sebagai nya الى آخره

3.adal/pindah bentuk..عدول اي تحول..disini ada segat muntahaljumu..contoh nawasiro..banyak sekali yang menolong..pindah dari nussor banyak ke nawasiro banyak sekali..صيغة منتهى الجموع..مثل نواصر تحول من النصار الى نواصر…marortu binawasiro..مررت بنواصر..clear enough ?هذه لمحة سريعة عن الأسم الذي لا ينصرف

(FASAL فصل)

yang suka di pasang i”rab ada dua..1..harkat 2 Huruf هلمعربات قسمان قسم بالحركة وقسم بالحروف فالحركة هو الضمة والفتح والكسرة والسكون..harkat itu adalah dommah,fathah,kasroh,sukun di sini di bagi yang suka pake harkat iyalah kalimat الذي يعرب بالحركة هوا..الأسم المفرد وجمع التكثير وجمع مؤنث السالم والفعل المضار..isim mufrad jamak taksir jamak muanas salim fiil mudhore

ada juga yang suka pakai huruf..seperti pakai alif atau wawu…yang suka pakai ini adalah..isimtasniyyah,jama mudzakar salim,isimlima dansebagian dari fiil lima…fiil lima itu adalah..يفعلان,تفعلان,يفعلون,تفعلون,تفعلين>>yafalani,tafalani,yafaluna tafaluana,tafalina…

ada juga yang tandanya pakai buang huruf akhir..seperti fiil lima wktu nasob..conto ,ان يفعلا ,anyafalaa..dsb..بعض الكلمة يكون علامة أعرابه بخذف الحرف الآخر مثل أفعال الخمسةةفي حالةالتثنية عندالنصب…نحو أن يفعلا..clear ?

(BAB I’RAB ISIM MU’TAL أعراب الأسم المعتل)

isim mutal adalah yang di ceritakan diatas ..dibagi dua 1. maqsur dua mamdud..isim maqsur i’rabnya semuanya di perkirakan pada dommah ,nasab dan kasroh..contoh جاءالفتى,رايت الفتى ,مررت بالفتى..jaa alfata ,roaetu alfata >ja,a murtaqi,,roaetulmurtaqiyya,,marortu bilmurtaqi..الأسم المنقصوص أعرابه مقدر في حالة الرفع والجر وظاهر علىالفتح في حالةانصب…clear enough ? jelas ? هل هذا واضح ؟..bereslah kita bahas isim sekarng pindah bahas fiil

(BABUL AL AF’AL باب الأفعال)

Disini kami akan menceritakan Fiil..masih ingat kan definisi fiil pada awal tulisan di atas..yaitu suatu kalimat yang menunjukan dirinya sendiri dengan diiringi waktau(time) seperti ضرب doroba ,telah memukul/ waktu nya udah selesai…atau يضرب yadribu ,sedang memukul,waktunya masih berjalan sekarang…nah fiil ini di bagi tiga…

(1) fiil madi فعل ماضي definisinya..وهو مادال على حدث مضى وأنقضى…suatu kalimat kerja yang menujukan kerjaan selesai/lewat..contoh..نصر..nasoro,sudh menolong..kata sudah kan ber arti udah beres…nah fiil madi seperti ini harkatnya/mabni fatah selamanya..(fathah) nasoro,fataha,alima,doroba فالماضي مفتوح الأخر أبدأ

(2)fiil amar فعل الأمر ..definisinya..,وهومادال على صيغة أمر والطلب suatu kalimat yang menunjukan perintah dan permintaan..contoh أنصر unsur,kamu harus menolong, nah harkatnya kalimat fiil seperti ini jazen/sukun…unsur.iftah.idrib.idzhab فأ مرمجزوم أبدا

(3) fiil mudhore فعل مضاري definisinya ,وههو مادال على حدث يقبل الحال والأستقبال suatu kalimat yang menujukan kejadian bisa sekarang bisa di masadepan contoh يضرب yadribu..sedang memukul..yaftahu..sedang membuka..ini sekarang …سيضرب sayadribu..akan memukul..sayaftahu..akan memuka..nah ini di waktu akan datang..harkatnya fiil seperti ini selamanya rofa../dommah..kecuali kalau kemasuka amil nawasib dan amil jawazim فالمضارع مرفوع أبدا حتى يدخل عليه ناصب او جازم ..contoh yang kemasukanamil nawasib..أن ينصر anyansuro..asal nya yansuru terus masuk AN jadi anyansuro..tadinya rofa jadi nasab..contoh yang ke masukan amil jawazim..لم ينصر Lamyansur…asalnya yansuru..terus di masukan LAM jadi Lamyansur..asal rofa jadi sukun…..clear enough ? jelas ? واضح بمايكفي ؟

Sesdah itu ini terusan cerita fiil mudore apa amil nawasib itu ? dan apa amil jawazim itu ?…baiklah ..(1) .yang namanya amil nawasib النواصب itu sebuah group dari harf yang suka masuk fiil mudhore dan merubah harkat nya menjadi nasab..jumlah nya lumayan bayak …diantaranya..أن , للن ,أذا ,كي ,لام كي ,لام جهود…an , lan , idan , kae . lamkae , lam juhud, Contoh..أن ينصر anyansuro لن ينصر Lanyansuro..كي ينصر ..kaeyansuro..atau lam kae pakai lam didepan nya لكي تنصر likaeyansuro..untuk lam juhud ada definisinya..contoh ماكان لينصر atau لم يكن لينصر..makana liyansuro,Lamyakun liyansuro..semuanya ber asal dari yansuru..definisi lam juhud..أن يسبقها كان المنفية بما او يكن المنفية بالم..huruf Lam yang didahului kata makana..atau didahului Lamyakun..kalau fiil mudhore kemasukan huruf yang diatas ini maka harkatnya harus ganti jadi nasab

(2) Amil jawazim.الجوازم.adalah group dari huruf yang suka masuk fiil mudhore..dan merubah harkatnya menjadi jazem/sukun..contoh لم ينصر..Lamyansur..diantara amil jawazim adalah لم ,لما ,لام أمر ..Lam , Lamma ,Lam amar ,,contoh..Lamyansur..tak menolong..لما ينصر.Lamma yansur..لينصر Liyansur…semuanya sukun asalnya semua itu yansuru..clear enough ? واضح ؟

(BAB AL MARFU’AT باب المرفوعات)

Dalam bab ini adalah terusan dri i’rab yang empat telah kami ceritakan di atas dan di antara yang empat itu adalah i’rab rofa الرفع berapakah yang harus rofa itu ? dalam hal ini ada tujuh 7 bab..yang baris nya harus rafa

1.Fa’il.اافاعل.

2.Naibulfail..نائب الفاعل.

3.Mubtada..المبتد

4.Khobar..الخبر

5.Isim kana..أسم كان..

6.Khobar inna..خبر أنّ..

7.Attawabe’..التوابع

nah sekarang mari kita jelaskan satu persatu.

(1) Fa’il..definisinya وهو الأسم المرفوع المذكور قبله فعله..isim yang harkatnya rofa’ dan sebelumnya di ceritakan fiil nya/kerjaannya…contoh zaedun dalam kata ضرب زيد..doroba zaedun..nah kata zaedun adalah fail harkatnya harus rafa dan sebelum nya ada fiil kata kerja yaitu doroba /memukul…Fa’il ini di bagi dua..(A) Fail isim dohir..أسم ظاهر/jelas ..dengan kata..seperti contoh di atas tadi..(B) Fa’il isim domir..الأسم ضمير..yaitu fail..yang mengerjakan nya tersembunyi..contoh ضربه..dorobahu..artinya sudah zaed sudah memukul orang itu..yang ada di sini ..fiil dan maf’ul doroba dan hu..sedangkan zaed tersembunyi…jumlafail isim domir 14 ضرب..ضربا..ضربو..ضربت..ضربتا…ضربن..ضربت..ضربتما..ضربتم..ضربت..ضربتما..ضربتن..ضربت..ضربنا..doroba..dorobaa..dorobuu..dorobat…dorobata..dorobna..dorobta..dorobtuma..dorobtum..dorobti..dorobtuma..dorobtunna..dorobtu..dorobna..

apa isim domir itu..definisinya adalah..وهو مادال على متكلم او مخاطب او غائب..adalah huruf yang menuduhkan pada mutakalim/pembicara atau mukhotob..yang di ajak bicara /ada didepankita atau gaib..yang tidak ada di depan kita…contoh..mutakalim..انا..نحن..ana/sayah..kata sayah adalah ganti dari kata nama orang yang bicara..nahnu..kita semua/kami..kata nahnu adalah ganti dari nama orang banyak misalnya umsr zaed saad ahamad..mereka tidak nyebut nama tapi pakai kita semua ..itu adomir matakalim..dan juga ada mutakalim wahdah ..ANA..ada muatkalim maal goer..NAHNU…….contoh domir mukhotob..أنت أنتما أنتم..anta antuma antum..anta..kamu..antuma kamu berdua..antum kalian..ini mukhotob artinya kita bicara pada orang yang ada di depan kita…conto go,ib..هو هما هم هي هن..huwa..dia lakilaki sendiri tak ada depan kita..huma lakilaki duwa…hum mereka..hiyya..perempuan sendiri..hunna..perempuan banyak…ISIM DOMIR di bagi dua..1..Muttasil..متصل ..dan 2..munfasil منفصل..yang muttasil bagai mana definisinya وهو ما لا يبتدأبه ولا يلي بعد الا في الأختيار..yang tak bisa di bikin awalan kalimat dan tidak bisa diam sesudah kata illa..contoh..ضربت..dorobtu…gak boleh di baca tu dorob..domir semacam ini ada 14..yaitu..ه,هما,هم,ها,هما,هن,ك,كما,كم,ك,كما,كن,ني,نا..hu,huma,mum,ha,humma,hunna,ka,kuma,kum,ki,kuma,kunna,ni,na,..bagian kedua dari domir adalah ISIM DOMIR..munfasil..definisinya..وهو الذي قد يبتدأبه وقد يلي بعد الا في الأختيا ..adalah yang kadang jadi awalan kalimat..dan bolek diam sesudah kata illa..contoh نصر هو nasoro huwa..sudah menolong dia..bisa هو يقومhuwa yaqumu dia berdiri…yang jenis ini ada 14 ya itu..هو,هما,هم,هي,هما,هن,أنت,أنتما,انتم,انت,انتما,انتن,انا,نحن…huwa,huma,hum,hiyya,huma,hunna,anta,antuma,antum,anti,antuma,antunna,ana,nahnu……CATATAN…kata huma sama lakilaki dan permpuan..antuma lakilaki dan perempuan juga sama tulisan dan ucapan membedakan nya adalah pake siyaqul kalam..سياق الكلام…jurusan percakapan kalau sedang meneritaka lakilaki huma dan antuma lakilaki juga kalau menceritakan perem puan huma dan antuma perempuan..jelas kan ?…clear ?

(BAB NAI’BUL FA’IL باب نائب الفاعل)

(2) Dari marfua’t adalah naibul fa’l atau yang di namakan almafululadzi lam yusamma fai’luhu..orang yang mengerjakan nya tidak di ceritakan ،نا ئب الفاعل او ما يسمى المفعول الذي لم يسمى فاعله…ini sebenarnya maf,ul yang barisnya harus nasab dikarenakan dia menggantikan fa’il maka i’rab dia/harkat dia harus rofa mengikuti i’rabnya fa’il..contoh..ضرب زيد…duriba zaedun…asal nya…ضرب عمر زيدا..doroba amrun jaedan.. umar memukul zaed..buang fa’il kata amrun masuakan kata zaedan di tempatnya dan rubah i’robnya /harkatnya..jadi duriba zaedun..artiya zaed sudah di pukul..dan umar tidak di ceritakan lagih..ada atura khusus dalam bab ini ya itu fiil nya/kata kerjanya…kalaulah itu dari fiil madi maka..ضم اوله وكسر ما قبل الأخر…di dommah kan awalan huruf dan di kasrohkan huruf sebelum akhir…contoh..ضرب..duriba..asalnya doroba…jadi ضرب زيد..duriba zaedun…dan kalau fiil nya dari fiil mudhore maka..ضم اوله وفتح ما قبل الأخر..dommah kan awal huruf dan fathah kan huruf sebelum akhir …contoh..يضرب زيد..yudrobu zaedun..aslal fiil yadribu..jadi yudrubu…yudrobu zaedun…asalny yadribu amrun zaedan..terus buang amrun tetapkan zaedan pada tempatnya dan harkatnya seperti amrun..jadi..yudrobu zaedun…zaed sedang di pukul…DAN naibul fa’il di bagi dua ..persist seperti fa’il..(1) isim dohir..seperti contoh tadi..(2) isim domir..contoh..ضربت..أ..duribtu..asal nya doroba amrun ana..umar mukul sayah..buang umar..masukan ana..dan ana ini di gantikan ke domir muttasil jadi tu…jadinya duribtu..dan jenis ini ada 14 seperti fa’il..ضرب..ضربا..ضربو..ضربت..ضربتا..ضربن…ضربت..ضربتما..ضربتم..ضربت..ضربتما..ضربتن..ضربت..ضربنا..duriba ..duribaa..duribuu..duribat..duribata..duribna..duribta..duribtuma…duribtum..duribti..duribtuma..duribtunna..duribtu..duribna…dan dari fiil mudhore nya juga 14..يضرب..يضربان..يضربون..تضرب..تضربان..يضربن..تضرب…تضربان..تضربون..تضربين..تضربان..تضربن..اضرب..نضرب..yudrobu..yudrobaani..yudrobuuna..tudrobu…tudrobaani..yudrobna..tudrobu..tudrobaani..tudrobuuna..tudrobiina..tudrobaani tudrobna..udrobu..nudrobu.. jelas kan ? clear ?

(BAB MUBTADA & KHOBAR باب المبتدا والخبر)

Mubtada itu adalah..وهو الأسم المرفوع العاري عن العوامل الفظية ..isim yang harkatnya rofa’ dan tak ada amil/perintah yang berbentuk lafadz…dan apa itu KHOBAR..khobar itu adalah وهو اسم امرفوع المسنداليه..adalah isim yang harkatnya rofa’ dang di sandarkan ke mubtada contoh..زيدقائم..zaed itu berdiri..dan sepertinya mubtada dan khobar adlah sesuatu yang tak bisa di pisahkan karena satu memerlukan sama yang lain..kalimat tidak akan sempurna kalau tidak kumplit(subject&object) kita kalau bicara zaedun aja ..orang bertanya ..apa..bagaimana zaed itu..dan kalau kita bicara..qo,imun aja ..orang akan bertanya siapa yang qoimun itu/berdiri itu ? jadi harus kumplit زيدقائم zaed berdiri

Mubtada..di bagi dua..1..mubtadaisim dohir..مبتد اسم الظاهر..contoh yang tadi itu kata zaedun nya..2..mubtada isim domir..contoh..هو قائم huwa qo,imun..zaed itu berdiri..kata huwa adalah mubtada isim domir..jumlah nya ada 14..yaitu..هو,,هما,,هم,,هي,,هما,,هن,,أنت,,أنتما,,انتم,,أنت,,أنتما,,أنتن,,أنا,,نحن..huwa huma,,hum,,hiya,,huma,,hunna,,anta,,antuma,,antum,,anti,,antuma,,

antunna,,ana,,nahnu

Sekarang KHOBAR..khobar itu di bagi dua juga (1) khobar mufrad الخبرالمفرد..yaitu khobar yang terdiri dari satu kalimat contoh yang tadiزيد قائم zaedun qo.imun..kata qo,imun adalah khobar mufrad sebab terdiri dari satu kalimat…(2) khobar jumlah..الخبرالجملة..yaitu khobar yang terdiri dari kalimat jumlah..disini ada empat..(A) dorof&madruf الظرف والمظروف..atau wadah,tempat..contoh..زيد عندك..zaedun indaka..zaed ada di kamu..nah kata indaka عندك ..adalah khobar jumlah..terdiri dari dorof=inda&madruf isim domir=ka..(B) Jar& majrur الجر والمجرور..yang terdiri dari huruf jar& majrur kalimat yang di ikuti khuruf jar itu..contoh..زيد في الدار..zaedun fiddari..zaed di rumah..kata fiddari adalah khobar jumlah sebab terdiri dari huruf jar=fi & majrur = addari..(C) fiil&fail..yang terdiri dari fiil & fa’il.الفعل والفاعل.contoh زيد قام أبوه zaedun qoma’ abuhu zaed berdiri bapanya zaed..nah kata qoma’ abuhu adalah khobar jumalh sebab terdiri dari fiil=qoma’ & fa’il + abuhu…(D) terdiri dari mubta dan khobar .المبتد والخبر..contoh..زيد جاريته ذاهبة..zaedun jariyyatuhu dzahibatun..zaed pelayannya itu pergi..kata jariyyatuhu dzahibatun adalah khobar jumlah sebab terdiri dari mubtada =jariyyatuhu & khobar=dzahibatun…clear ?

(BABU YANG SUKA MERUBAH MUBTADA DAN KHOBAR..باب العوامل الداخلة على المبتد والخبر)

Bab ini mengatur sesuatu yang suka merubah kondisi mubtada dan khobar..disini di bagi tiga..1.kana dan sudara sudaranya كان وأخوتها ..dan 2..inna dan saudara saudara nya..أنّ وأخوتها..dan..3. donna dan saudara saudara nya..

(1) kana dan saudara saudaranya..aksinya..ترفع الأسم وتنصب الخبر meng rofakan isimnya(mubtadanya) dan me nasabkan khobar nya…contoh كان زيدقائما kana zaedun qoiman..asalnya زيدقائم zaedun qoimun terus masuk lafad kana jadi rubah khobarnya nasab jadi kana zaedun qoiman..saudaranya adalah..كان,,ظل,,بات,,اضحى,,أصبح,,أمس,,صار,,ليس,ما زال,,مابرح,مافتئ,,ماأنفك,مادام,kana,,dolla,,bata,,adha,,asbaha,,amsa,soro,,laesa,,mazala,,mabariha,,mafati,a,,mainfakka,,madama..dan tasrifan nya dari semua ini..tasrifan dari kana..كان,,يكون,,كائن ,كن,,لا تكن kana,,yakunu,,kai,nun,,kun ,,latkun..contoh dari tasrif kana,,يكون زيد قويا yakunu qowiyyan..asalnya zaedun qowiyyun ..masuk yakunu robah khobarnya jadi kowiyyan…dan teman nya kana juga sama tasrif seperti itu…

(2) INNA dan sudara nya أنّ وأخوتها..aksiny adalah sebaliknya kana تنصب الأسم وترفع الخبر..menasabkan isimnya(mubtada) dan merofakan khobar nya ..contoh..أنّ زيدا قائم..inna zaedan qooimun..asalnya zaedun qooimun terus masuk inna jadi rubah mubtadanya jadinya inna zaedan qooimun..saudara saudaranya adalah ,,أنّ,,أنّ لكنّ,,كأنّ ليت,,لعل..inna..annan..lakinna..kaanna,,laeta,,laala..contoh..لكن الأمر سهل..lakinna alamro sahlun..tapinya urusannya enteng..asalnya..al amru sahlun ..masuk lakinna jadi lakinna alamro sahlun

(3) DONNA dan sudaranya….ظن و أخوتها..group ini sebenarnya bukan isim marfuat..melainkan amil nawasih ..sesuatu yang suka menyalin harkat mubtada dan khobar..yang aksinya..تنصب المبتدا والخبر..menasabkan mubtada dan khobar ..contoh..ظننت زيدا منطلقا ..donantu zaedan muntoligon..asal nya زيد منطلق zaedun muntoliqun masuk lah kata donantu jadi donantu zaedan muntoliqon..rubahlah harkat kalimat maubtada dan khobar..group ini ada beberapa kata ya itu..ظننت ,حسبت ,حلت, رايت,donnantu , hasibtu ,hiltu, roaetu ,,dan sebagainya..kenapa mubtadu dan khobar di ubah menjadi nasab ? karena dua kalimat itu menjadi maful dua2nya dari donnantu yang menjadi fi’il dan fa’il kata donna adalah fii’l dan kata tu adalah fa’il…karena mubtada dan khobar jadi maf’ul maka harkatnya nasab karena maful isim mansubat..donna..dalam arti..menyangka/prasangka dan juga di artikan meyakinkan..contoh donantu zaedan muntolikon…aku sangka bahwa zaed berangkat…jelas kan ?

(BAB ATTAWABE’الباب التوابع )

Dari isim marfu’at المرفوعة yang suka rafa harkatnya adalah tawabe’التوابع artinya pengikut..ikut ikutan ..pada harkat sebelumnya..attawabe’ ada empat 4 jenis…A..نعت..NA’AT…B..عطف..ATAF..C..توكيد..TAOKID…D…بدل…BADAL..يتبع في الأعراب الأسماءالأول # نعت وعطف وتوكيد ودل…

(A) Na’at..النعت..artinya sipat/sipatan sesuatu na’at itu adalah..وهو الأسم المتبوع لمنعوته adalah isim yang harkatnya di ikut kan ke yang di sipatinya..contoh..جاء زيد العاقل..jaa zaedun al aaqilu..datang zaed yang ber akal..kata yang berakal adalah sipat dari zaed..kalo ada orang bertanya zaed yang mana oooh zaed yang berakal..bukan yang gila..umpamanya ada zaed 2 orang satu berakal satu gila..nah kata sipat itu ..(AL AAQILU) di samakan dengan harkat zaedun..karena zaedun rofa maka al aqilu juga rofa’..kalao yang diikutinya nasab maka ikut nasab..contoh..رايت زيدا العاقل..roaetu zaedan al aaqila…مررت بزيد العاقل..marorrtu bizaedin al aaqili…OK..clear ?

(B) ATAF..العطف..diantara tawabe’ juga al ataf artinya disambungkan ke kalimat sebelum nya pakai huruf khusus(hiruf ataf) diantaranya..واو.,ثم..الفاء..لكن..حتى..أم..او..بل..wawu..tsumma..fa..lakin..hatta..am..ao..bal..contoh جاء زيد وعمر jaa zaedun wa amrun..datang zaed dan amr..kata amrun adalah ataf ..di hubungkan ke kata zaed fakai wawu nah yang di hubungkan begini harkatnya harus di ikutkan ke ma’tufnya/yang depan..رايت زيدا وعمرا..roaetu zaedan wa amron..مررت بزيد وعمر..marorrtu bizaedin wa amrin..جاء زيد او عمر..jaa zaedun ao amrun..datang zaed atau amr..اكلت السمكة حتى راسها..akaltu assamakata hatta rosaha..saya makan ikan sampai kepalanya..ataf ada dua jenis..1 ataf nasaq..2..atab bayan..yang kami jelas kan di atas adalah ataf nasaq..ataf bayan yang tidak pakai huruf penyambung contoh..ابو حفص عمر..abu hafsin umaru..bapa hafs umar..kata umaru di ataf kan ke kata abu /isim lima rafa maka brisnya/harkatnya rafa jadi umaru..mirip sipar tapi bukan sipat..واضح ؟..jelas ? clear ?

(C) ATTAOKID التوكيد..taokid artinya memperkuat hukum…disini di lengkapi dengan beberapa kalimat taokid..diantaranya..نفس..عين..كل..أجمع..nafsu..aenu..kullu..ajmau..contoh…جاء زيد نفسه..jaa zaedun nafsuhu..datang zaed dirinya dia..kata nafsuhu..harkat nya di samakan dengan zaedun karena taokid..memperkuat bahwa yang datang itu dirinya sendiri..bukan assisten nya رايت القوم كلهم roaetu alqaoma kullahum..saya melihat ummat/kaom semuanya..مررت بالقوم أجمعين marortu bil qaomi ajmaiina..saya melewati kaom semuanya…TAOKID ada dua ..1..Lafdi/kata…2..manawi/arti…yang kami jelaskan dia atas taokid manawi /arti hukum…dan taokid lafdi adalah memperkuat kalimat dengan mengulanginya..contoh..اذهب اذهب…idzhab idzhab..pergi pergi…nah kata berulang2 ini adalah taokid lafdi memperkuat kata dengan menyebut kembali kata itu….clear ? jelas ?

(D) AL BADAL البدل…badal artinya ganti..artinya adalah yang ikut ke isim pertama yang dimaksud hukum tampa ada pelantara huruf..هو التابع المقصود بالحكم بلا واسطة..contoh..جاء زيد أخوك..jaa zaedun ahuka..datang zaed saudaramu..kata ahuka adalah badal /ganti /tegasnya..dari kata zaedun jadi yang di maksud zaedun itu saudaramu…harkatnya ahuka samakan dengan zaedun karena zaedun rafa maka ahika rafa..tandanya pakai wawu karna kalimatnya isim lima..dadal di bagi empat …1..بدل الشي من الشي..badal syae min syae..sesuatu dari sesuatu itu..contoh جاء زيد أخوك jaa zaedun ahuka..datang zaed saudara mau..kata ahuka saudarmu itu adalah kumplit zaed tak kurang tak lebih..2..badal ba’di minal kul بدا بعض من الكل…ya itu sebagian dari sesuatu…contoh اكلت الرغيف نصفه..akaltu arrogifa nisfahu..saya makan roti setengahnya..kata nisfa badal dari arrogifa maka barisnya di ikutkan..dan kata nisfahu/setengahnya adalah bagian dari roti yang satu…3..badal isti’mal..بدل أستعمال…Badal istimal adalah mengganti kata tujuan awal dengan tujuan yang kedua dengan secara sengaja ..contoh خذ ثوبا سكينا hudz tsaoban sikkinan…ambil baju eh pisau…nah kata sikkinan di ikutkan harkatnya kepada kata tsaoban..di sini semua nasob/nasab…4…Badal golat. بدل غلط ..artinya ganti kesalahan …Badal golat ialah pengganti kata tujuan awal dengan kata tujuan kedua dengan murni karena kata yang awal itu kesalahan ini persis seperti badal isti’mal tadi bedanya ini jelas tidak di sengaja alias kesalahan..contoh yang tadi di badal isti’mal.

FASAL ISIM MANSUBAT isim yang harkatnya nasob/nasab أسماء المنصوبات

Disini akan di ceritakan tentang isim yang harkatnya harus nasab/fathah dalam fasal ini ada beberapa bab jumlahnya tidak kurang dari 15 bab tapi sebenarnya sebagian bab yang lima belas itu sudah di bahas di isim marfu’at. nanti kita jelaskan lagi secara singkat mari kita mulai ..Rincian dan urutanya adalah

1. Maf’ulbih.. مفعول به

2. Masdar مصدر

3.Dorof Jaman ظرف الزمان

4.Dorof makan ظرف مكان

5.Al hal الحال

6.Tamyiz التميييز

7.Istisna الأستثناء

8.Isim La الأسم لا

9.Munada منادى

10.Maf’ul min ajlih مفعول من أجله

11.Maf’ul maah مفعول معه

12.Khobar kana خبر كان

13.Isim inna اسم انّ

14.Maf’ul donna مفعول ظن

15. Tawabee..التوابع …naat نعت…ataf..عطف …Taokid.التوكيد…Badal..البدل

ya…mari kita mulai nomer 1 Maf’ul bih apa mafulbih itu ? maf’ulbih itu adalah suatu ising yang harkatnya selalu nasob yang menjadi sasaran kata kerja المفعول به هو الأسم المنصوب الذي يقع به الفعل contoh ضرب زيد عمرا doroba zaedun amron..coba perhatikan artinya doroba ..memukul..ini kata kerja(fiil) zaedun..orang nama zaed..yang punya kerjaan..fail..amron..kepada umar..ini maf’ulbih..dimana pukulan zaed bersarang di umar..neh harkatnya umar harus nasab di baca amron عمرا..lanjut maf’ulbih di bagi dua formatnya seperti di bab fa’il

1.maf’lbih isim dzohir 2. maf’ulbih isim domir…apa sih isim dzohir ? adalah suatu kalimat isim nama yang di sebutkan dengan jelas. contohnya zaed, umar, bakar dsb ما يقال بصريح العبارة ..dan contohnya yang tadi di atas

dan bagaimana maf’ulbih isim dzomir ? مفعول به اسم ضمير ..sebelum menerangkan ini kita beri penjelasan tentang isim dzomir ..sebenarnya sih sudah jelas di atas mengenai isim domir..tapi ok…isim domir iyalah satu nama yang memakai kata ganti..orang yang tidak ada di depan kita ..atau si pembicara..atau orang yang ada di depan kita ..ringakasnya ..dia..kamu..saya..mereka..nah ini kata ganti dari agus umpamanya . ketika agus gak ada di depan kita..kita katakan dia ..dzomir ada 14 tapi ada yang sama formatnya antara wanita dua orang & laki laki dua orang pada mukhotob (ada di depan kita) kalian berdua ..dan gai,b yang tidak ada di depan kita ..dia berdua ..jadi sepertinya 12 aja rincian nya

ketika nasab ,, ah saya kataka ketika nasab sebab domir agak sulit membedakan nasab, karrah dan dommahnya …formatnya sama karena domir itu mabni (tetap pada satu format gak berubah) dan juga di bagi 3 golongan ..Gaig غائب gak ada di hadapan kita …Mukhotob..مخاطب..ada di hadapan kita…Mutakalim متكلم…si pembicara

ه hu….. dia lakilaki 1 orang (gak ada di depan kita ) namanya gaib(غائب)

هما huma dia lakilaki 2 orang

هم..hum mereka laki2 lebih dari 3 orang

ها..ha dia perempuan sendiri

هما..huma dia perempuan berdua

هن..hunna….mereka perempuan banyak..lebih dari 3 orang…ini semua gaib

ك ..ka….kamu lakilaki satu….ada di depan ini mukotob مخاطب.

كما ..kuma….kamu lakilaki berdua

كم kum…kamu lakilaki banyak lebih dari 3 orang

ك ..ki ..kamu perempuan satu

كما..kamu peremouan dua

كن..kunna …kalian perempuan banyak…ini group mukhotob

ني…ni….saya ..ini mutakalim.si pembicara sendiri متكلم..mutakalim wahdah

نا..na…kita..si pembicara dan temanya متكلم مع الغير..mutakalim maalgoer

insyaallah domir saya jelaskan lebih detail nanti ..ada fasal khusus.

sesudah ini kita cek bagaimana maf’ulbih isim domir ..yang kata kerja itu bersarang di kata ganti yang tadi contoh ضربك dorobaka…takdirnya zaedun dorobaka…zaed mukul kamu …umpanya nama kamu umar …daripada mengatakan zaed mukul umar ..kita katakan zaed mukul kamu…atau contoh lagi ضربهما doroba huma …zaed memukul dia berdua(umar dan bakar) sekian maf’ulbih mudah2an jelas bisa di mengerti.

BAB MASDAR اليلب المصدر

Masdar dalam arti kata adalah sumber. dan definisinya dalam ilmu nahwu adalah suatu isim yang harkatnya nasab yang biasa datang pada urutan ketiga dari tasrifan atau susunan fiil المصدر هو الأسم المنصوب الذي يجيئ ثالثا في تصريف الفعل ..kalau anda sudah punya wawasan tentang tasrifan fiil maka anda kan tahu apa nomer tiga dari tasrifan itu ..contoh tasrifan fiil

نصر

ينصر

نصرا

ناصر

منصور

انصر

لاتنصر

منصر

منصر

منصر

lihat nomer tiga kata nasron نصرا yang artinya dengan menolong sebenarnya…..contoh ضربته ضربا..dorobtuhu dorban…saya memukul dia dengan pukulan sebenarnya….dorban adalah masdar kalimatnya isim dan termasuk isim mansubat..isim yang harkatnya nasab.

BAB DZORF الظرف

Dorf artinya adalah wadah dan juga di artikan amplop atau keadaan juga dikatakan dorf…tapi apa menurut ilmu nahwu ? adalah isim yang menujukan tempat atau waktu yang harkatnya nasab dengan mengirakan arti fi في artinya (di) هو الأسم الزمان اوالمكان المنصوب بتقدير في…contoh عند inda …artinya(di) kalau di sambungkan kata lain sepert كم kum ..jadi عندكم indakum..di kalian..nah inda ini dorf yang menunjukandi satu tempat …EH jangan lupa dorf terbagi dua

1.Dorf zaman.ظرف الزمان…sesuatu yang menujukan di suatu waktu

2.Dorf makan..ظرف مكان..sesuatu yang menunjukan di satu tempat

ada beberapa yang menujukan pada suatu waktu seperti di bawah ini

اليوم..alyaoma..hari ini…ليلة..laelatan..malam …غدوة gudwatan ..pagi..مساء masaan ..sore..سحرا saharon..waktu makan sahur (dawn) غدا..goddan…besok…dsb …contoh جئت اليوم ji,tu alyaoma ..saya datang hari ini…kata alyaoma harkatnya nasab sebab kalimat dorf zaman

2.Dorf makan..diantaranya adalah ..امام amama…di depan…خلف..kholfa ..di belakang ..وراء ..waro,a ..belakang..قدم ..qudama ..depan..عند ..inda..di…مع..ma’a ..bersama..dsb..contoh..خلف المسجد…kholfa almasjidi..di belakang masjid..امام اليت..amama albaeti…di depan rumah….nah kata amama….adalah dorf makan sebab menujukan suatu tempat..dan barisnya harus nasab.



BAB ALHAL الباب الحال

Hal artinya tingkah dan kelakuan…dalam ilmu nahwu diartikan…sesuatu isim yang dengannya di jelaskan keadaan fiil….ringkasnya isim untuk menjelaskan kata kerja….contoh جاء زيد ماشيا ja,a zaedun masiyan….datang zaed berjalan kaki..atau dalam bahasa kita bisa di implikimpliki ..sembari…nah kata masiyan (berjalankaki) menjelaskan kata kerja /fiil kata(ja,a)datang..dan bukannya naik mobil…jadi yang mendengarkan obrolan gak perlu bertanya dengan apa zaed itu datang..contoh lain..قام زيد باكيا …qoma zaedun bakiyan..zaed berdiri sembari menangis…kata bakiyan..(menangis)menerangkan kata kerja (Qoma)berdiri..nah kata bakiyan itu namanya Hal dan harkatnya nesab.

BAB TAMYIZ باب التميز

Tamyiz adalah kalimat yang menjelaskan perbedaan karena kalimat masih belum jelas ..contoh تصبب زيد عرقا…tasobbaba zaedun arqon..telah mengucur pada zaed keringatnya…kata arqon(عرقا) keringatnya menjelaskan apa yang mengucur dari badan zaed karena masih belum jelas …apa itu air matanya , darah nya atau keringatnya…atau dalam bahasa kita adalah yang suka di pakai jawaban pertanyaan apanya ? nah ini dia tamyiz. contoh lagi..شبر ارضا..sibru ardon…sejengkal tanahnya …kata ardon ارضا..tanahnya menjelaskan kata sejengkal..dan menjawab pertanyaan apanya yang sejengkal ? jenis kalimat begini namanya tamyiz dan harkatnya nasab.

BAB ISTISNA باب الأستثناء

Istisna dalam arti pengecualian….dengan kata الا ..illa..kecuali…غير..goeru..selain..عدا..a’da…kecuali…dsb….disini agak rumit karena berhubungan dengan rentetan format kalimat ..تام ..tam..sempurna ..موجب..mujab..positive…ناقص…naqis ..kurang/gak sempurna…نفي….nafyi…menyangkal atau negative..kami coba jelas;an secara singkat…pertama pengecualian dengan kata illa مستثنى بالا….kalau kalimatnya taam dan mujab..sempurna dan positive…maka harkat yang di kecualikannya harus nasab فالمستثنى بالاينصب اذا كان الكلام تاما موجبا….contoh قام القوم الا زيدا…qoma alkaomu illa zaedan berdirilah orangorang kecuali zaed …contoh lain باك الناس الا عمرا…baka annasu illa amron….menangislah orangorang kecuali umar..kata zaedan dan amron harkatnya nasab karena datang sesudak alat pengecualian kata (الا illa) dan kalimatnya taam dan mujab…disini aku ceritakan apa itu taam…apa itu mujab…kaliamt taam (sepurna) adalah kalimat yang sudah ada rangkaiannya..kalau fiil sudah ada failnya ..kalau mubtada sudah ada khobarnya..subject sudah ada objectnya.dalam contoh tadi قام qoma ..berdiri(fiil/kata kerja) القوم…alkaomu..orang orang (fa’il/yang mengerjakan) الا..illa..kecuali>>huruf alat istisna ..ادهوات..alat pengecualian …زيدا..zaedan ..yang di kecualikan….ini gambaran taam…..dan apa itu mujab موجب…positive ..bukan kalimat negative.

Ada juga kalimat تام tam..sempurna…tapi ..منفي…manfi ..negative..contoh ماقام القوم الا زيدا…ma qoma alkaomu illa zaedan..tidak berdiri manusiamanusia kecuali zaed..nah kata tidak di depan menunjukan kata negative…dalam keadaan seperti ini pengecualian pakai kata الا illa…hukumyang berlaku menuruti awamil..atau aturan yang ada ..dalam arti kalau yang di kecualikan posisinya jadi fa’il فاعل maka harkatnya harus rofa’ ..kalau jadi maf’ulbih مفعول به harkatnya harus nasab..dan kalau di masukin huruf jar حرف جر ..maka harkatnya harus kasroh..contoh yang rofa’ …ماقام ال زيد …ma qoma illa zaedun..tidak berdiri kecuali zaed..kata zaedun rofa’ sebab jadi fa’il dari kata qoma yang di dahului negative..kata ما ma…contoh yang nasab..ما ضربت الا زيدا..ma dorobtu illa zaedan..saya tidak mukul kecuali kepada zaed…kata zaedan..jadi maf’ulbih مفعول به ..dari fi’il dan fa’il kata dorobtu..yang di dahului huruf negative..ما ma..harkatnya nasab karena maf’ulbih sebagian dari isim mansubat…contoh yang kasroh…مامررت الا بزيد…ma marortu illa bizaedin..saya tidak melewat kecuali pada zaed..kata بزيد bizaedin..di dahului huruf jar ya itu ب ba..maka harkatnya harus kasroh..dibaca bizaedin.

Seterusnya dari huruf istisna adalah goeru غير..selain..عاد..aa’da..selain..سوى ..siwa..selain.خال ..hola..حاشى…hasa..dsb.. Nah kalimat yang di kecualikan pakai salah satu yang di atas ini harkatnya harus kasroh…contoh ..قام القوم غير زيد…koma alkaomu goeru zaedin…orangorang berdiri selain zaed…kata zaedin harus kasrah karena berada di belakang alat pengecualian kata goeru غير…contoh lagi..ذهب القوم عاد عمر …dzahaba alkaomu aa’da amrin….kata amrin harkatnya harus kasrah sebab ada sesudak alat pengecualian kata عاد..aa’da….dan begitu juga yang lainnya. ..tapi bagi…hola..haasa..bisa dua jalan bisa juga nasab..contoh خال زيدا..hola zaedan…dan خال زيد…hoola zaedin…begitu juga haasa.

BAB ISIM LA بان لا لنفي الجنس

La لا ..yang di maksud di sini .adalah kata menyangkal لا لنفي الجنس..

Pages - Menu